Postingan

Benarkah Pelajar Sering Menunda Tugas? Yuk, Pahami Prokrastinasi Akademik dari Sisi Psikologi

  “Ah, ngerjainnya nanti saja deh, deadline masih lama juga.” Pernahkah Mentari's mendengar kalimat tersebut? Atau justru seringkali mengucapkannya? Kalimat yang mungkin terdengar ringan namun ini bisa jadi sinyal adanya prokrastinasi akademik, lhoo, Mentari's. Di mana kecenderungan seseorang untuk menunda tugas akademik meski tahu dampaknya negatif. Bagi pelajar, prokrastinasi seringkali muncul saat tugas terasa sulit, waktu terasa sempit, atau motivasi yang menurun. Namun, dibalik semua itu, terdapat interaksi kompleks antara emosi, pola pikir, dan lingkungan yang memengaruhi keputusan seseorang untuk berpikir “sudahlah, nanti saja.” Menurut Saman (2017) prokrastinasi bukan hanya soal malas. Ini merupakan perilaku sadar di mana seseorang sengaja menunda pekerjaan, sering kali untuk menghindari stres atau tugas yang dirasa membosankan, padahal kalau semakin ditunda, tekanan yang dirasa justru akan makin besar. Benar begitu, Mentari's? Dari sudut pandang psikologi, prokrast...

Tolong Diri Anda, Sebelum Menolong Si Kecil: Strategi Psikologi Positif untuk Mencegah Parenting Burnout

Hai hai, Mentari’s! Kembali lagi sama mintari a.k.a admin Rumah Mentari, nihh! Kali ini mintari akan membahas tentang tantangan yang sering dialami orang tua dari anak berkebutuhan khusus, khususnya soal kelelahan emosional atau parenting burnout . Kenapa ini penting, dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, kita bahas bersama. Kesejahteraan orang tua sering kali terlupakan, padahal itu adalah kunci penting dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK). Setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik, terutama bagi anak yang memiliki kebutuhan khusus (ABK). Namun, tuntutan terapi, koordinasi, dan pengasuhan yang intens seringkali memicu kondisi yang dikenal sebagai kelelahan pengasuhan ( parenting burnout ). Ini bukanlah tanda kelemahan, melainkan respons alami terhadap stres kronis. Studi menunjukkan, burnout ditandai dengan kelelahan mendalam dan perasaan terlepas dari peran orang tua. Mengapa Kesejahteraan Orang Tua adalah Intervensi Terbaik? Dalam psikologi, sering ditekankan bahwa...

YUK, TONTON NGOMENT!

Selamat pagi/siang/sore, teman-teman! Hari ini  yuk  sama-sama kenalan lebih dalam dengan Layanan Psikologi Rumah Mentari. Setelah tahu tentang apa  sih  rumah mentari itu sampai siapa saja psikolog dan terapis yang berpraktik di dalamnya, sekarang teman-teman akan kami ajak untuk mengenal salah satu  signature event  yang dimiliki oleh Layanan Psikologi Rumah Mentari, loh! Yap, nama kegiatan kami yang satu ini adalah  NGOMENT  yang merupakan singkatan dari Ngobrol Bareng Rumah Mentari. NGOMENT dimulai pertama kali pada 18 Agustus 2020 yang membahas pengenalan seputar Layanan Psikologi Rumah Mentari. Berbagai pembicara atau narasumber sudah dan kedepannya akan ada lebih banyak yang berpartisipasi membagikan ilmu-ilmu beliau dalam NGOMENT ini. Nah, di bawah ini akan kami lampirkan link-link YouTube semua episode NGOMENT yang dapat ditonton dan dinikmati di channel YouTube Rumah Mentari. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tambah wawasan dengan memanfaatkan...

POV: UPIK LAGI SUKA BANGET MAIN DENGAN CARA MENYUSUN - #FYIPsikologi

Gambar
Oleh: Claudia R, M.Psi., Psikolog

YUK, INTIP! POSTER PSIKOEDUKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA YANG WAJIB KAMU LIHAT

Gambar
Creator :  Mahasiswa Magang MBKM UIN Walisongo Semarang

FoMo VS JoMo: MANAKAH YANG LEBIH BAIK?

Oleh: Munisa, M.Psi., Psikolog Halo, Mentari’s! Akhirnya ketemu lagi nih sama mintari (a.k.a admin Rumah Mentari)! Siapa di sini pernah lagi scroll media sosial, lihat temen lagi healing, ada yang happy-happy, ada yang networking, dan tiba-tiba mentari’s ngerasa... “Kok aku nggak di sana juga ya?” Tenang, mentari’s nggak sendiri. Tapi pernah juga nggak sih, mentari’s ngerasa damai banget saat memilih diem di rumah, jauh dari keramaian? Yuk, bahas bareng soal perbandingan dua fenomena yang sering kita alami di era digital: FoMO (Fear of Missing Out) dan JoMO (Joy of Missing Out). Di era digital saat ini, kita sering kali dihadapkan pada dua fenomena yang bertolak belakang: FOMO (Fear of Missing Out) dan JOMO (Joy of Missing Out). Keduanya berkaitan dengan cara kita berinteraksi dengan media sosial dan teknologi, namun memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup. Apa Itu FOMO? FOMO adalah rasa takut kehilangan pengalaman, informasi, atau mo...

Diet Anak Autis: Tantangan dan Solusi bagi Orang Tua

Halo Mentari’s! Topik kali ini mungkin sangat relate untuk orang tua yang sedang berjuang memahami pola makan anaknya yang istimewa. Jadi, yuk! Kita bahas bareng soal diet anak autis. Diet untuk anak dengan autisme bukan sekadar tren—banyak penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan bisa memengaruhi perilaku, konsentrasi, bahkan keseharian anak. Tapi tentu, menerapkannya nggak selalu mudah. Kali ini, mintari akan bahas seperti apa tantangan diet anak autis dan bagaimana cara orang tua bisa menghadapinya dengan bijak. Autisme atau Gangguan Spektrum Autisme (Autism Spectrum Disorder/ASD) dalam DSM-5 (APA,2022) adalah gangguan neurodevelopmental yang ditandai dengan defisit dalam komunikasi sosial serta adanya perilaku, minat, atau aktivitas yang repetitif dan terbatas. Berdasarkan kriteria DSM-5 TR, seseorang harus mengalami gejala sejak usia dini, dan gejala tersebut harus berdampak signifikan pada kemampuan mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dalam mendukung perkembang...